
RANGKUMAN MATERI STS KELAS 1
Hari : Senin
Tanggal : 09 Maret 2026
Kelas : 1
Materi : BAB 1. MENGENAL HURUF HIJAIYAH BERHARAKAT
BAB 2. KASIH SAYANG TERHADAP SESAMA
CP 1 - Hadits Al-Qur'an
Peserta didik mampu mengenal huruf Hijaiyah dan harakatnya, huruf Hijaiyah bersambung, dan kemampuan membaca surah-surah pendek Al-Qur'an.
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)
Alur Tujuan Pembelajaran disusun secara berurutan agar peserta didik dapat mencapai Capaian Pembelajaran secara bertahap dan terstruktur.
Materi 1: Mengenal Huruf Hijaiyah Berharakat
•ATP 1.4 - Peserta didik mengenal harakat tanwin: fathatain, kasratain, dhommatain
•ATP 1.5 - Peserta didik mengenal harakat sukun dan tasydid serta cara membaca
•ATP 1.6 - Peserta didik melafalkan dan menghafalkan Surah Al-Ikhlas dengan tartil
•ATP 1.7 - Peserta didik memahami isi kandungan Surah Al-Ikhlas dalam bahasa sederhana
Materi 2: Kasih Sayang terhadap Sesama
•ATP 2.1 - Peserta didik mengenal Asmaul Husna: Ar-Rahman dan Ar-Rahim beserta artinya
•ATP 2.2 - Peserta didik memahami bahwa Allah Maha Pengasih dan Maha Penyayang kepada seluruh makhlukNya
•ATP 2.3 - Peserta didik mengenal kisah kasih sayang Nabi Muhammad SAW
•ATP 2.4 - Peserta didik meneladani sikap kasih sayang Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari
TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)
Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran ini, peserta didik diharapkan dapat:
TP Materi 1 - Huruf Hijaiyah
•Menyebutkan nama-nama harakat (fathah, kasrah, dhammah, fathatain, kasratain, dhommatain, sukun, tasydid) dengan benar
•Membedakan bunyi bacaan huruf Hijaiyah berdasarkan harkatnya
•Melafalkan Surat Al-Ikhlas dengan lancar, benar, dan tartil
•Menyebutkan isi kandungan Surah Al-Ikhlas dengan bahasa yang sederhana
TP Materi 2 - Kasih Sayang
•Menyebutkan arti Asmaul Husna Ar-Rahman dan Ar-Rahim
•Menjelaskan makna kasih sayang Allah melalui Asmaul Husna dengan kata-kata sendiri
•Menceritakan kembali contoh kasih sayang Nabi Muhammad SAW
•Menunjukkan sikap kasih sayang terhadap teman, keluarga, dan lingkungan sekitar
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...
Selamat datang, Sholih sholihah! ��
Apa kabar hari ini? Semoga kalian semua dalam keadaan sehat, semangat, dan siap belajar ya!
Sebelum kita mulai, yuk kita berdoa bersama agar ilmu yang kita pelajari hari ini menjadi ilmu yang bermanfaat.
Anak-anak sholih sholihah tahu ? Rasulullah SAW bersabda:
"Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur'an dan mengajarkannya." (HR.Bukhari)
Artinya, belajar Al-Qur'an adalah amalan yang sangat mulia! Kalian yang rajin belajar huruf Hijaiyah dan membaca Al-Qur'an adalah anak-anak terbaik. Masya Allah!
Sebelum belajar materi baru, Bapak/Ibu Guru ingin bertanya dulu ya:
•Huruf apa saja yang sudah kalian kenal di Al-Qur'an?
•Siapa yang sudah bisa membaca Surat Al-Ikhlas?
•Apa yang kalian lakukan untuk menunjukkan rasa kasih sayang kepada teman?
Hebat! Jawaban kalian luar biasa! Hari ini kita akan belajar lebih dalam lagi tentang hal-hal tersebut. Yuk kita mulai! ��
MATERI 1 : MENGENAL HURUF HIJAIYAH BERHARAKAT
Huruf Hijaiyah adalah huruf-huruf dalam bahasa Arab yang digunakan untuk membaca Al-Qur'an. Ada 29 huruf Hijaiyah mulai dari Alif (ا) sampai Ya (ي). Agar huruf-huruf ini bisa dibaca dengan bunyi yang berbeda-beda, digunakanlah tanda baca yang disebut HARAKAT.
Harakat Fathatain / Tanwin Fathah ( ً )
Fathatain adalah dua tanda fathah di atas huruf. Cara mengeluarkan bunyi 'AN'. Biasanya ada di akhir kata dan menandakan bunyi 'an' yang ringan.
•Contoh: كِتَابً dibaca 'Kitaaban', عِلْمً dibaca 'Ilman'
•Disebut juga TANWIN karena menghasilkan bunyi 'n' di akhir
Harakat Kasratain / Tanwin Kasrah ( ٍ )
Kasratain adalah dua tanda kasrah di bawah huruf. Cara mengeluarkan bunyi 'IN'.
•Contoh: بَيْتٍ dibaca 'Baytin', كِتَابٍ dibaca 'Kitaabin'
Harakat Dhommatain / Tanwin Dhammah ( ٌ )
Dhommatain adalah dua tanda dhammah di atas huruf. Cara membaca mengeluarkan bunyi 'UN'.
•Contoh: رَجُلٌ dibaca 'Rojulun', كِتَابٌ dibaca 'Kitaabun'
Harakat Sukun ( ْ )
Sukun adalah tanda baca berbentuk lingkaran kecil kosong (°) di atas huruf. Sukun artinya 'diam' atau 'mati'. Huruf yang ada sukun TIDAK dibaca dengan vokal, bacaannya dihentikan atau ditahan.
•Contoh: مَنْ dibaca 'Man' (n-nya tidak berbunyi vokal), بِنْتٌ dibaca 'Bintun'
•Bayangkan: Sukun = huruf tidur, tidak bersuara penuh
Harakat Tasydid / Syaddah ( ّ )
Tasydid adalah tanda baca berbentuk seperti huruf 'W' kecil di atas huruf. Tasydid artinya huruf tersebut dibaca DOBEL atau ditekan/ditebalkan. Seolah-olah huruf itu dituliskan dua kali: yang pertama mati (sukun) dan yang kedua hidup (berharakat).
•Contoh: رَبِّ dibaca 'Rabb-i' (b-nya dobel), اَلنَّاسِ dibaca 'An-naasi' (n-nya dobel)
•Bayangkan: Tasydid = huruf kembaran yang dikuatkan!
Sub Materi B: Membaca Surat Al-Ikhlas dan Isi Isinya
Bacaan Surah Al-Ikhlas
Surah Al-Ikhlas adalah surah ke-112 dalam Al-Qur'an. Surah ini terdiri dari 4 ayat yang sangat pendek sehingga mudah untuk dihafal. Nama 'Al-Ikhlas' berasal dari kata Ikhlas yang berarti 'murni' atau 'tulus'.
Surat Al-Ikhlas (QS.112:1-4)
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Qul huwallaahu ahad (Ayat 1)
اَللّٰهُ الصَّمَدُۚ
Allahu Shamad (Ayat 2)
لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْۙ
Lam yalid wa lam yuulad (Ayat 3)
وَلَمْ يَكُنْ لَّهٗ كُفُوًا اَحَدٌ
Wa lam yakullahu kufuwan ahad (Ayat 4)
Terjemahan Surah Al-Ikhlas
•Ayat 1: "Katakanlah (Muhammad), Dialah Allah Yang Maha Esa."
•Ayat 2: "Allah tempat meminta segala sesuatu."
•Ayat 3: "Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan."
•Ayat 4: "Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia."
Isi Isi Surah Al-Ikhlas
Surah Al-Ikhlas mengandung pelajaran penting tentang keesaan Allah SWT. Berikut isi kandungannya dalam bahasa yang mudah dipahami:
•Allah itu SATU (Esa). Tidak ada Tuhan selain Allah. Kita tidak boleh menyembah selain Allah.
•Allah adalah tempat bersandar. Semua makhluk membutuhkan Allah, namun Allah tidak membutuhkan siapapun.
•Allah tidak punya anak dan Allah tidak dilahirkan oleh siapa pun. Allah berbeda dengan manusia.
•Tidak ada sesuatupun yang sama atau setara dengan Allah. Allah Maha Unik!
Sub Materi A : Asmaul Husna - Ar-Rahman dan Ar-Rahim
Apa itu Asmaul Husna?
Asmaul Husna artinya 'nama-nama yang terbaik' atau 'nama-nama yang indah'. Allah SWT memiliki 99 nama yang indah. Setiap nama menggambarkan keagungan dan kebaikan Allah.
Allah berfirman dalam Al-Qur'an Surat Al-A'raf ayat 180:
“Dan Allah memiliki Asmaul Husna (nama-nama terbaik), maka mohonlah kepada-Nya dengan nama-nama itu.”
Ar-Rahman (الرَّحْمَنُ) - Maha Pengasih
Ar-Rahman - Yang Maha Pengasih
Ar-Rahman artinya Allah Maha Pengasih. Kasih sayang Allah yang disebut Ar-Rahman adalah kasih sayang yang sangat luas dan diberikan kepada SEMUA makhluk di dunia, baik yang beriman maupun yang tidak beriman, baik manusia, hewan, maupun tumbuhan.
•Allah memberikan udara untuk bernafas kepada semua makhluk
•Allah memberikan sinar matahari untuk mencapai bumi
•Allah memberikan hujan untuk menumbuhkan tanaman
•Allah memberikan makanan dan minuman untuk semua makhluk
Contoh: Meskipun ada orang yang tidak shalat, Allah tetap memberi mereka nafas, makanan, dan kesehatan. Itulah kasih sayang Ar-Rahman!
Ar-Rahim (الرَّحِيمُ) - Maha Penyayang
Ar-Rahim - Yang Maha Penyayang
Ar-Rahim artinya Allah Maha Penyayang. Kasih sayang Allah yang disebut Ar-Rahim adalah kasih sayang yang khusus diberikan kepada orang-orang yang beriman dan taat kepada-Nya. Kasih sayang ini diberikan di dunia dan akan terus berlanjut di akhirat.
•Allah mengampuni dosa orang yang bertransaksi
•Allah memasukkan orang beriman ke surga
•Allah memberikan ketenangan hati bagi orang yang berdoa
•Allah memberikan petunjuk kepada orang yang mencari kebenaran
Contoh: Ketika kita berbuat salah lalu meminta maaf kepada Allah, maka Allah akan mengampuni kita. Itulah kasih sayang Ar-Rahim!
Sub Materi B : Kasih Sayang Nabi Muhammad SAW
Mengenal Nabi Muhammad SAW
Nabi Muhammad SAW adalah nabi terakhir yang diutus Allah ke dunia. Beliau lahir di Mekkah pada tahun 570 Masehi. Nabi Muhammad dikenal sebagai orang yang sangat penyayang dan lembut hati kepada semua makhluk.
Allah SWT memuji akhlak beliau dalam Al-Qur'an Surah Al-Anbiya ayat 107:
“Dan Kami tidak mengutusmu (Muhammad) melainkan untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam.”
Contoh Kasih Sayang Nabi Muhammad SAW
1. Sayang kepada Anak-anak
Nabi Muhammad SAW sangat menyayangi anak-anak. Beliau sering bermain dengan anak kecil, memeluk dan mencium cucu-cucunya (Hasan dan Husain). Seorang sahabat pernah melihat Nabi mencium anak kecil. Nabi berkata:
“Barangsiapa yang tidak menyayanginya, maka dia tidak akan disayangi.” (HR.Bukhari Muslim)
2. Sayang kepada Hewan
Nabi Muhammad SAW juga mengajarkan kita untuk menyayangi binatang. Beliau pernah melarang orang yang menyiksa hewan. Nabi bersabda:
“Sesungguhnya Allah menjamin berlaku baik (ihsan) atas segala sesuatu.” (HR.Muslim)
Artinya kita harus baik kepada semuamakhluk, termasuk hewan peliharaan kita.
3. Sayang kepada Orang yang Meyakiti Beliau
Ada seorang nenek yang setiap hari membuang sampah di jalan yang biasa dilalui Nabi. Suatu hari nenek itu sakit dan tidak ada yang membuang sampah. Nabi justru datang mengunjungi si nenek dan merawatnya dengan penuh kasih sayang!
Kisah ini mengajarkan kita untuk tetap berbuat baik meskipun orang lain berbuat jahat kepada kita. ��
4. Sayang kepada Fakir Miskin
Nabi Muhammad tidak pernah menolak orang yang meminta bantuan. Beliau membagikan makanan dan pakaian kepada orang miskin. Nabi mengajarkan:
“Tidak memberi seseorang di antara kamu hingga dia mencintai saudaranya seperti mencintai dirinya sendiri.” (HR.Bukhari Muslim)
Cara Kita Meneladani Kasih Sayang Nabi Muhammad SAW
Sebagai anak Muslim yang baik, kita bisa mencontohkan kasih sayang Nabi Muhammad dalam kehidupan sehari-hari:
•Menyayangi dan menghormati orang tua serta guru
•Berbagi makanan atau mainan kepada teman yang membutuhkan
•Tidak menyakiti teman, baik dengan perkataan maupun perbuatan
•Merawat hewan peliharaan dengan baik
•Membantu teman yang kesulitan atau sedang menangis
•Mengucapkan salam ketika bertemu orang lain
•Tersenyum kepada semua orang (Senyum adalah sedekah!)
LATIHAN SOAL PERSIAPAN STS
Yuk, jawab pertanyaan-pertanyaan berikut untuk mengukur pemahamanmu!
Soal Materi 1 - Huruf Hijaiyah
•1. Harakat yang berbentuk garis di atas huruf dan dibaca 'A' disebut...
•2. Harakat kasrah terletak di... huruf dan dibaca bunyi...
•3. Harakat yang dibaca 'UN' disebut...
•4. Huruf yang tidak bervokal dan ditandai dengan lingkaran kecil disebut harakat...
•5. Surat Al-Ikhlas terdiri dari... ayat.
•6. Tuliskan arti dari Ayat 1 Surah Al-Ikhlas!
•7. Apa isi kandungan utama Surat Al-Ikhlas?
Soal Materi 2 - Kasih Sayang
•8. Asmaul Husna artinya...
•9. Ar-Rahman artinya Allah Maha... yang kasih sayangnya diberikan kepada...
•10. Apa perbedaan Ar-Rahman dan Ar-Rahim?
•11. membalikkan 2 contoh kasih sayang Nabi Muhammad SAW!
•12. Bagaimana cara kamu menunjukkan kasih sayang kepada teman di sekolah?
PENUTUP
Anak-anak sholih Kalian telah menyelesaikan mempelajari materi yang luar biasa hari ini! Ingat ya:
•Huruf Hijaiyah adalah kunci membaca Al-Qur'an. Teruslah berlatih membaca setiap hari!
•Surah Al-Ikhlas mengajarkan kita bahwa Allah itu Esa dan tempat kita bergantung.
•Allah sangat menyayangi kita (Ar-Rahman dan Ar-Rahim). Maka, mari kita berterima kasih atas semua nikmatnya.
•Nabi Muhammad SAW adalah teladan terbaik dalam kasih sayang. Tirulah akhlak beliau!
Ingat pesan Bapak/Ibu Guru: Anak yang rajin belajar Al-Qur'an adalah anak kesayangan Allah dan orang tua. Teruslah bersemangat! ��
Komentar
Posting Komentar